Dongeng Sebagai Pengisi Acara Trauma Healing di Posko WMI

Salah satu kegiatan Relawan di pengungsian adalah melakukan Trauma Healing kepada anak-anak setempat. Diantaranya dengan cara mendongen. Kegiatan ini dirasakan membawa manfaat sangat besar bagi psikologis anak.

Faktanya anak-anak sangat ceria dan tertarik mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini dirasa membuat anak-anak bisa terhibur dan merasa lebih tenang dan senang, sehingga kepanikan dan kecemasannya yang selama ini dialami diharapkan mulai dapat berkurang.

Relawan berusaha melakukan kegiatan men-dongeng ini dengan membuat jadwal yang rutin dan menjadikan sebagai program khusus, supaya manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat dan lebih besar bagi anak-anak setempat.

Memang proses Trauma Healing ini setiap anak berbeda-beda. Hal ini tergantung dari kondisi masing-masing anak, ada yang cepat ada juga anak yang butuh waktu lebih lama, ada yang sampai hitungan bulan bahkan hitungan tahun. Namun yang terpenting adalah kejelian untuk bisa memperhatikan kondisi psikologis anak-anak, apakah mereka sudah mulai terlihat lebih senang dan mampu menerima keadaannya saat ini atau belum.

Senin (17/9/2018) di Kabupaten Lombok Utara tepatnya di desa Kayangan, Dusun Kayangan dan Dusun Empak Mayong, Relawan WMI dari Karang Taruna Cinere Depok mengisi acara dongeng dengan boneka dan cerita Islam.  Terlihat antusiasme anak-anak sangat tinggi, bahkan sebagian yang dewasa pun ikut serta dan menikmati acara Trauma Healing yang dilakukan pada siang itu.

Rizal, salah satu pendongen mengatakan anak-anak mendapat berbagai informasi dan pesan bermanfaat yang disampaikan melaui dongeng. Selain mengdongen, mereka juga diajarkan bernyanyi berbagai lagu. “Kami senang melihat anak-anak sangat antusias dan berperan aktif dalam kegiatan ini,” tambahnya. Pada akhir kegiatan ini, mereka memberikan bingkisan kepada anak-anak berupa makanan dan minuman ringan sebagai hadiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *